Dalam dunia mikroskopis baterai litium, terdapat "pelindung tak terlihat" yang krusial — separator, juga dikenal sebagai membran baterai. Separator berfungsi sebagai komponen inti baterai litium dan perangkat elektrokimia lainnya. Sebagian besar terbuat dari poliolefin (polietilen PE, polipropilena PP), beberapa separator kelas atas juga menggunakan lapisan keramik (misalnya, alumina) atau material komposit untuk meningkatkan ketahanan panas, menjadikannya produk film berpori yang umum. Keberadaannya bertindak seperti "firewall" yang kuat, mengisolasi elektroda positif dan negatif baterai litium secara fisik untuk mencegah korsleting, sekaligus berfungsi sebagai "jalur ion" yang lancar, memungkinkan ion bergerak bebas dan memastikan pengoperasian baterai normal.
Gramatur dan ketebalan separator, yang tampaknya merupakan parameter biasa, menyimpan "rahasia" yang mendalam. Gramatur (kepadatan areal) material separator baterai litium tidak hanya secara tidak langsung mencerminkan porositas membran dengan ketebalan dan spesifikasi bahan baku yang sama, tetapi juga berkaitan erat dengan kepadatan bahan baku separator dan spesifikasi ketebalannya. Gramatur secara langsung memengaruhi resistansi internal, kemampuan laju, kinerja siklus, dan keamanan baterai litium.
Ketebalan separator bahkan lebih penting bagi kinerja dan keamanan baterai secara keseluruhan. Keseragaman ketebalan merupakan metrik kontrol kualitas yang ketat selama produksi, dengan deviasi yang diperlukan agar tetap berada dalam standar industri dan toleransi perakitan baterai. Separator yang lebih tipis mengurangi resistansi ion litium terlarut selama transit, meningkatkan konduktivitas ionik dan menurunkan impedansi. Namun, ketipisan yang berlebihan melemahkan retensi cairan dan isolasi elektronik, sehingga berdampak buruk pada kinerja baterai.
Karena alasan-alasan ini, pengujian ketebalan dan densitas areal separator telah menjadi langkah kontrol kualitas yang vital dalam manufaktur baterai litium, yang secara langsung menentukan kinerja, keamanan, dan konsistensi baterai. Densitas areal yang terlalu tinggi menghambat transpor ion litium, sehingga mengurangi kemampuan laju; densitas areal yang terlalu rendah mengurangi kekuatan mekanis, berisiko pecah, dan membahayakan keselamatan. Separator yang terlalu tipis berisiko mengalami penetrasi elektroda, yang menyebabkan korsleting internal; separator yang terlalu tebal meningkatkan resistansi internal, sehingga menurunkan densitas energi dan efisiensi pengisian-pengosongan.
Untuk mengatasi tantangan ini, Dacheng Precision memperkenalkan alat pengukur kerapatan areal (ketebalan) sinar-X profesional!
#Alat ukur kerapatan areal (ketebalan) sinar-X
Perangkat ini cocok untuk menguji berbagai material, termasuk keramik dan PVDF, dengan akurasi pengulangan pengukuran sebesar nilai sebenarnya × 0,1% atau ±0,1g/m², dan telah memperoleh sertifikat bebas radiasi untuk pengoperasian yang aman. Perangkat lunaknya dilengkapi peta panas waktu nyata, perhitungan kalibrasi otomatis, laporan kualitas gulungan, MSA (Analisis Sistem Pengukuran) sekali klik, dan fungsi khusus lainnya, yang memungkinkan dukungan pengukuran presisi yang komprehensif.
# Antarmuka perangkat lunak
#Peta panas waktu nyata
Ke depannya, Dacheng Precision akan berfokus pada Litbang, terus melangkah ke ranah teknologi yang lebih luas, dan mengintegrasikan inovasi ke dalam setiap produk dan layanan. Dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, kami akan mengeksplorasi solusi pengukuran yang lebih cerdas dan akurat, serta membangun sistem layanan teknis yang efisien dan andal bagi klien kami. Dengan keahlian dalam membangun produk premium dan kekuatan untuk mendorong inovasi, kami berkomitmen untuk mendorong industri baterai litium menuju era baru pengembangan berkualitas tinggi!
Waktu posting: 06-Mei-2025